Amazon Go: Supermarket Tanpa Kasir Pertama di Dunia


Amazon Go

Peluncuran  supermarket  tanpa kasir, Amazon Go, kian membuktikan kekuatan Amazon sebagai raksasa ritel  e-commerce  terbesar di Amerika Serikat. Dibukanya Amazon Go ini seolah mendukung hasil riset yang dilakukan oleh  Food Marketing Institute  yang menunjukkan sekitar 20% pembelanjaan  supermarket  akan dilakukan secara  onlinepada 2025. Urbaners, lo pasti jadi bingung, gimana cara berbelanja di toko  offline  canggih ini kalau nggak ada kasirnya?

Awal mula pembangunan Amazon Go


amazon-go-experience

Selama ini lo mungkin mengenal Amazon sebagai sebuah situs perusahaan perdagangan elektronik multinasional terbesar yang berpusat di Amerika Serikat. Namun, terhitung sejak awal tahun 2016 lalu Amazon melebarkan sayap bisnisnya dengan mengakuisisi Whole Foods Market Inc. yang merupakan pemegang merek jaringan toko penjual barang organik sebesar $13,7 miliar. Langkah ini dilakukan tentu sebagai “jembatan” agar proses distribusi produk-produk yang hendak dijual  supermarket  Amazon Go lebih mudah.

Supermarket  masa depan


AP-Amazon-Go-Store

Bisa dikatakan bahwa kehadiran Amazon Go merupakan sebuah gebrakan besar yang menghadirkan konsep belanja pintar. Pengunjung yang datang berbelanja akan mendapatkan pengalaman berbelanja yang sangat berbeda dari sebelumnya. Di dalam  supermarket  yang dibangun di atas lahan seluas 167 meter persegi ini lo nggak perlu mengantre di kasir, belanja jadi lebih praktis dan efisien.

Mengadaptasi “Just Walk Out Technology


amazon Go 2

Amazon Go mengadaptasi teknologi yang terlebih dulu diterapkan pada mobil yang bisa mengemudi sendiri atau  self-driving car. Untuk berbelanja di  supermarket  ini lo cuma butuh akun Amazon,  smartphone, dan aplikasi Amazon Go. Proses belanjanya juga sangat sederhana, yaitu masuk ke toko,  scan QR code  yang ada di aplikasi, pilih produk yang ingin dibeli dan selesai. Setiap produk yang diambil secara otomatis dikenali dan dimasukkan ke dalam daftar belanja di akun Amazon.

Semua produk memiliki  chip  khusus yang dapat membuatnya terdeteksi saat diambil dari raknya. Bahkan, ketika lo mengembalikan produk tersebut ke rak, aplikasi Amazon Go akan mengenalinya dan secara otomatis mengurangi daftar belanjaan. Tagihan belanja akan dikirim melalui akun Amazon, sehingga lo nggak perlu membayar dengan uang tunai atau kartu debit.

Urbaners, di dalam  supermarket  Amazon Go terdapat ratusan kamera yang dipasang di setiap sudut toko.  Kalau ada pelanggan yang berusaha mencuri dengan tidak memasukan produk ke dalam tas belanja, biaya tetap akan dikenakan karena produk tersebut akan terdeteksi secara otomatis di pintu keluar. Tertarik berkunjung? Amazon Go berada di 2131 7th Ave, Seattle, Amerika Serikat.

SOURCE