Ancaman Bot Kecerdasan Buatan Bagi Dunia


automated-production-line

Masa depan dunia berada di bawah ancaman kecerdasan buatan dan para ahli mendesak agar lebih banyak lagi uapaya yang harus dilakukan agar manusia tetap aman.

Sebuah laporan yang disusun oleh 26 pakar terkemuka dunia melukiskan gambaran mengerikan tentang dunia dalam 10 tahun ke depan. Serangan fisik dan juga serangan terhadap dunia digital dan sistem politik kita dapat secara drastis melemahkan keamanan kemanusiaan dan orang-orang harus bekerja sama sekarang juga jika mereka ingin menjaga dunia tetap aman.

Sebuah laporan memperingatkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan cenderung memberdayakan semua jenis orang, termasuk negara nakal, penjahat, dan teroris. Jika orang-orang termasuk pembuat kebijakan dan peneliti tidak bekerja sama dalam menghadapi sebuah ancaman itu, maka ancaman tersebut bisa menembus beberapa bagian paling mendasar dalam kehidupan kita.

Ancaman tersebut bisa berupa serangan dari pesawat tak berawak hingga bot yang digunakan untuk memanipulasi agenda berita dan pemilihan kita, termasuk juga teknologi pembuatan video yang memungkinkan orang membuat video yang benar-benar dapat dipercaya, namun video tersebut adalah palsu.

Laporan tersebut telah disusun oleh para ahli dari banyak institusi terkemuka di dunia dan organisasi penelitian kecerdasan buatan, yang mengklaim bahwa ini adalah pertama kalinya perpotongan kecerdasan buatan dan penyalah gunaannya di dunia telah diperiksa sedemikian rupa. Laporan tersebut mencakup masukan dari perwakilan OpenAI, kelompok penelitian yang didirikan oleh Elon Musk; Institusi Kemanusiaan Masa Depan Universitas Oxford; dan Pusat Studi Kajian Risiko Eksternal Cambridge.

Data Scientist Boot Camp

Siap berkarir menjadi Data Scientist? Dalam program intensif selama 3 bulan, Kami siap membuat pemula menjadi seorang Data Scientist yang siap untuk bekerja. – http://make-ai.id/

Dr Sean O hEigeartaigh, direktur eksekutif Pusat Studi Kajian Resiko Eksistensial Cambridge University dan salah satu rekan penulisnya, mengatakan: “Kecerdasan buatan adalah game changer dan laporan ini telah membayangkan seperti apa dunia di lima sampai sepuluh tahun kedepan”.

“Kita hidup di dunia yang bisa menjadi ancaman bahaya dari penyalahgunaan AI (kecerdasan buatan) dan kita perlu mengambil alih masalah, karena risikonya nyata. Ada pilihan yang perlu kita buat sekarang, dan laporan kita adalah ajakan bertindak secara nyata  untuk pemerintah, institusi dan individu di seluruh dunia.

-Artikel ini di terjemahkan ke bahasa Indonesia dari source