Apa Alasan Pekerja Indonesia Pindah Pekerjaan?


Apa Alasan Pekerja Indonesia Pindah Pekerjaan?
Sebuah jaringan profesional online global, LinkedIn, baru saja merilis laporan berjudul Inside The Mind of Today’s Candidate. Laporan ini mengungkapkan harapan, tuntutan kerja, dan alasan para profesional `pindah kapal`. Dilansir dari keterangan tertulis LinkedIn yang diterima Dream, Rabu 31 Agustus 2017, studi itu menemukan, 90 persen penyebab profesional Indonesia pindah kerja, tak lagi semata-mata karena pendapatan yang besar.

Yang menjadi pendorong lainnya adalah kesempatan untuk aktualisasi diri. Vice President of Talent and Learning Solutions LinkedIn untuk Asia Pasifik, Feon Ang, pertumbuhan karier dan kenaikan jabatan menjadi motivasi utama bagi profesional di Indonesia tetap berada di tempat kerja mereka saat ini. Studi juga mengungkap, kesempatan untuk menantang diri mereka untuk meningkatkan keterampilan dan pengalaman menjadi motivasi terbesar kedua.

Menariknya, survei mengungkap kompensasi dan tunjangan tidak lagi menjadi faktor pendorong bagi para profesional di Indonesia untuk bertahan di perusahaan, melainkan harapan untuk dapat mengembangkan karier serta posisi di perusahaan, dan diikuti oleh keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan. “Profesional muda di Indonesia sangat aktif dan sangat memegang kendali atas perjalanan karier mereka. Bahkan, Indonesia memiliki banyak kandidat pasif yang terbuka untuk berbagai kesempatan karier baru,” kata dia di Jakarta.

Feon mengatakan, pola pikir seperti ini ternyata berpengaruh terhadap harapan para profesional ke perusahaan tempat mereka bekerja. Studi menemukan, pengakuan atas prestasi sangat berperan penting terhadap perjalanan karier profesional di Indonesia. Lebih jauh lagi, survei juga menemukan profesional di Indonesia masih mengedepankan faktor emosional di tempat kerja.

“Profesional sering kali pindah kerja dengan alasan pendapatan yang lebih besar, jika mereka merasa kurang mendapatkan kesempatan untuk berkembang,” Feon melanjutkan profesional di Indonesia ternyata ingin merasa dianggap penting bagi perusahaan dengan mendapatkan berbagai informasi berkelanjutan tentang perkembangan perusahaan. Para profesional ini, lanjut dia, juga mengharapkan kenyamanan dengan mendapatkan kesempatan untuk menjadi diri mereka sendiri di tempat kerja. Hal ini unik dan hanya berlaku bagi profesional di Indonesia, karena profesional di Singapura dan Malaysia justru mengungkap bahwa kesempatan untuk dapat menyampaikan pendapat menjadi faktor paling penting di tempat kerja.

“Memiliki employer branding dan kemampuan mengomunikasikan nilai dan budaya perusahaan dengan tepat dan konsisten menjadi kian pentinguntuk menarik kandidat yang tepat,” kata dia.

Source