Interview Bersama Komunitas Robot Indonesia


Interview Bersama Komunitas Robot Indonesia
Telinga Anda pasti tidak asing lagi bukan mendengar kata robot? Ya, belakangan ini tidak dipungkiri teknologi robot semakin berkembang di Indonesia dan mulai diaplikasikan pada sektor industri yang dekat dengan kita. Beberapa waktu lalu tim Beyonder Asia berkesempatan untuk mewawancarai Adiatmo Rahardi selaku ketua Komunitas Robot Indonesia pada media gathering 3D Printing Festival yang diselenggarakan oleh Makernesia. Seperti apa interview singkatnya? Yuk simak di sini, Beyonders!

1. Apa yang melatar belakangi didirikannya Komunitas Robot Indonesia?
Pada awalnya komunitas ini bertujuan untuk mempertemukan para penggemar robotik yang sudah mulai banyak dan membutuhkan wadah untuk mempersatukan mereka. Komunitas ini bertujuan untuk memperlancar komunikasi serta sharing antar sesama anggota. Untuk saat ini Komunitas Robot Indonesia sendiri sudah diikuti oleh 13,000 orang dan sudah ada sejak 21 Maret 2011.

2. Apa tanggapan dari Adiatmo Rahardi sendiri mengenai industri robot di Indonesia dan lapangan pekerjaannya?
Itulah salah satu tujuan dari adanya Komunitas Robot Indonesia. Kami di sini berusaha untuk mewadahi dan memberikan informasi seluas-luasnya mengenai teknologi terbaru di dunia robotika agar bangsa kita tidak hanya menjadi operatornya saja. Jadi misalkan ada robot-robot di Industri ada yang rusak ataupun perlu maintenance tidak perlu lagi memanggil teknisi dari luar Indonesia atau negara tetangga. Orang-orang di Indonesia sendiri telah mampu dan bahkan bisa membuat robot sendiri dan semoga menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Untuk menuju ke tujuan tersebut memang masih panjang tapi bukan berarti tidak mungkin untuk tercapai.

3. Bagaimana perkembangan Artificial Intelligence di Indonesia menurut Adiatmo Rahardi?
Menurut saya, kecerdasan buatan di Indonesia ini sudah cukup berkembang terutama di kalangan startup terutama yang fokus kepada software. Di dunia robotika sendiri kita mengenal dengan yang namanya IoT (Internet of Things) yang bisa berkolaborasi dengan machine learning yang menjadikan sebuah mesin bekerja sesuai dengan pengalaman sebelumnya. Walaupun hal-hal tersebut sudah mulai dikembangkan di Indonesia namun seringkali platform ataupun barang-barang yang digunakan masih buatan luar. Di sinilah komunitas robot dapat mensupport hal-hal tersebut. Saya berharap teman-teman yang sudah jago dalam urusan membuat algoritma machine learning dapat menggunakan alat-alat yang juga dibuat oleh bangsa sendiri.

Nah, bagaimana Beyonders? Sudah cukup tercerahkan mengenai perkembangan dunia robotika dan Artificial Intelligence di Indonesia? Untuk Anda yang ingin merasakan bagaimana serunya bekerja di bidang Kecerdasan Buatan dan memiliki latar belakang di bidang ICT baik mahasiswa maupun profesional, Anda bisa kirimkan CV terbaru ke jeilly@gridsolar.jp :)

Image Source