Menjadi Foreigner Yang Bekerja Di Jepang


Menjadi Foreigner Yang Bekerja Di Jepang
Beradaptasi dengan sesuatu yang baru memang bukanlah sesuatu yang mudah. Terlebih lagi jika kita harus menjadi “minoritas” dalam sebuah kelompok. Contoh saja ketika memutuskan untuk menjadi seorang Foreigner atau Gaijin (外人) dalam sebuah perusahaan Jepang. Seperti salah satu cerita yang dikutip dari blog Gaijinpot yang menceritakan tentang seorang foreigner dengan kemampuan Bahasa Jepang yang cukup namun teman-teman dalam lingkungan kerjanya lebih memilih berkomunikasi dengan Bahasa Inggris.

Ini menjadi sangat menyusahkan terutama ketika orang Jepang yang memakai bahasa Inggris tersebut masih jauh dari sempurna sehingga inilah yang menyebabkan komunikasi antar keduanya menjadi menyulitkan.

Contoh sederhananya saja adalah ketika seorang foreigner mengucapkan “Ohayo” tapi justru disambut dengan “Good Morning” atau ketika menanyakan “Nan ji desuka?” dan dijawab dengan “Three, to two” dengan terbata-bata.

Mungkin ini terkesan menyebalkan namun dari sisi lawan bicara yaitu masyarakat Jepang sendiri mungkin ini juga salah satu bagian untuk dapat berbicara dengan bahasa Inggris sedikit demi sedikit dengan Anda. Siapa tahu dengan keadaan seperti ini Anda dan teman-teman kantor dapat membantu satu sama lain untuk memperdalam masing-masing bahasa. Namun, jika kasusnya Anda ingin meningkatkan Bahasa Jepang cobalah untuk menanggapi dalam bahasa Jepang kepada rekan kerja hingga Anda bisa membuktikan bahwa bahasa Jepang adalah cara tercepat bagi mereka untuk mencapai tujuan mereka dalam pekerjaan.

Tentunya ini membutuhkan ketekunan, latihan yang keras , dan studi yang cukup banyak di luar pekerjaan, tetapi jika Anda benar-benar ingin menggunakan bahasa Jepang hanya di lingkungan pengajaran non-Inggris dan memiliki kemampuan untuk mewujudkannya, Anda hanya perlu bekerja dan membuktikan kepada semua orang bahwa bahasa Jepang benar-benar cara terbaik untuk mencapai tujuan perusahaan.