Perusahaan Jepang Bantu Pengolahan Air di Bekasi


petugas-dinas-lingkungan-hidup-kota-bekasi-menunjukkan-contoh-air

Perusahaan asal Jepang, Japan International Cooperation Agency (JICA), membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk pembangunan pengolahan air bersih. Lokasi yang ditunjuk untuk pembangunan itu adalah di Polder atau Kolam Retensi Jalan Raya Grand Galaxi yang terletak di Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan pengerjaan pengolahan air bersih itu akan ditargetkan selama dua tahun. “Setahun untuk pengerjaan pengolahan dan setahun untuk evaluasi pengerjaan itu,” ujarTri, Kamis (8/2).

Ia menyebut, dari hasil yang pernah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, polusi air limbah rumah tangga di Perumahan Galaxi telah mencapai 71,5 mililiter. Artinya, keadaan ini telah melampaui level kewajaran polusi air limbah. Sehingga berkategori pencemaran lingkungan.

Oleh sebab itu, pihaknya merasa untuk mencapai air tanah yang baik, maka perlu dilakukan perbaikan air tanah. Hal itu akan lebih efisien dengan bantuan dari perusahaan Jepang JICA dengan menggunakan  biocord  atau jalinan material serat halus.

Selain itu, Tri akan melakukan beberapa langkah pascapeluncuran kerja sama dengan JICA. “Kita akan mengadakan pelatihan kepada para pegawai Pemkot untuk melakukan operasional fasilitas  biocord,”  ungkapnya.

Pihaknya juga akan menyusun pemanfaatkan teknis limbah akut di sungai. Serta menyosialisasikan kepada masyarakat perihal tata cara perbaikan air tanah di Polder Galaxi. Kita lahirkan masyarakat peduli lingkungan, katanya.

Acting General Manager Environmental Divisi Biomass Town Adviser JICA, Toshihisa Kinoshita mengatakan pihaknya telah melakukan  soft launchingdi Kementerian Lingkungan Hidup RI pada Selasa (6/2) lalu. Mereka akan melakukan proyek penjernihan air di Polder Galaxi setelah dilaksanakan  soft launching  tersebut.

Kinoshita mengatakan, akan melakukan penjernihan air di Perumahan Galaxi dengan menggunakan teknologi dari Negeri Sakura. “Penjernihan air itu untuk menghilangkan bau, sehingga warga nyaman,” tuturnya.

Setelah selesai, lanjut dia, pihaknya akan membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) berupa taman sebagai fasilitas anak-anak untuk bermain. Pihaknya juga memohon maaf kepada warga Perumahan Galaxi sebab selama pelaksanaan pembangunan konstruksi akan menggangu mereka. JICA juga ucapkan terima kasih atas realisasi kerja sama ini.

SOURCE