Tiga Tahun Lagi China Akan Diramaikan Mobil Tak Bersopir


Self-driving-car

Mobil tanpa sopir (self-driving car) akan mengaspal di China dalam 3 hingga 5 tahun ke depan. Hal ini merupakan pernyataan dari pendiri Baidu, raksasa teknologi China. Saat ini Baidu sedang memimpin sebuah proyek pembuatan mobil tanpa sopir.

Pernyataan ini merupakan sebuah kemajuan pesat dalam pengembangan kendaraan baru ini. Sebab, pekan lalu, kementerian teknologi dan informasi China memprediksi teknologi ini akan menjadi kenyataan dalam 8 hingga 10 tahun.

“Saya lebih optimistis dari pemerintah. Saya pikir ini akan terealisasi segera,” ujar CEO Baidu, Robin Li, dalam sebuah acara konsultatif dengan majelis politik china, di mana Robin Li menjadi salah satu anggotanya pada Kamis (15/3/2018) seperti dikutip dari AFP.

Baidu sering disebut sebagai Google-nya China, yang mengoperasikan mesin pencari (search engine) untuk seluruh China. Seperti Google, Baidu juga aktif berinvestasi pada sistem pembayaran, kecerdasan buatan (artificial intellegence) dan mobil tanpa sopir.

“Kendaraan ini akan bekerja sangat otomatis … misalnya, dalam perjalanan dari Beijing ke Shanghai, selama Anda tetap di jalan raya, Anda tidak perlu khawatir dengan apapun – Anda bisa makan hotpot atau bernyanyi di dalam kendaraan hingga tempat tujuan,” ujar Robin Li.

Pengemudi hanya perlu mengambil kemudi lagi segera setelah mobil pindah dari jalan raya utama. “Tetapi dalam tiga sampai lima tahun ke depan, saya yakin mobil otonom benar-benar akan tampil di jalan,” katanya.

Pada September 2017, Baidu menggelontorkan dana investasi sebesar US$ 1,5 miliar atau setara Rp 20.250 triliun (asumsi US$ 1 = Rp 13.500) untuk kembangkan mobil tanpa sopir. 

SOURCE